Kamis, 08 Mei 2014

7 Perilaku Aneh yang Dilakukan Saat Tidur

Liputan6.com, New York Tidur merupakan peristiwa yang biasa-biasa saja. Tapi, beberapa orang sering mengalami perilaku aneh yang membuatnya merasa bingung dan panik.

Apabila seperti itu tak perlu khawatir karena itu normal.Berikut beberapa hal yang paling gila yang bisa terjadi saat Anda menutup mata di malam hari seperti dilansir MensHealth, Kamis (8/5/2014):

1. Merasa mau jatuh

Ini dikenal dengan hypnagogic jerk dan cenderung terjadi karena Anda tertidur lelap. Biasanya ketika Anda bermimpi, tubuh menjadi terasa lumpuh. Tapi, terkadang Anda mulai bermimpi sebelum tubuh Anda dalam mode off.

Menurut Penasihat Tidur MensHealth, W. Christopher Winter, M.D., hypnagogic jerks bisa membuat orang seperti mimpi jatuh dari tebing, jatuh dari langit, atau tersandung.

Mengapa jatuh? "Ini lebih mungkin terjadi ketika Anda lelah, kurang tidur, atau stres," kata Dr Winter.

"Dan otak Anda masuk ke siklus tidur yang lebih agresif, tapi tubuh Anda tak bisa menangkapnya," katanya lagi.

2. Tidur lumpuh

Anda mulai bangun di pagi hari dan menyadari Anda tak bisa menggerakkan otot atau berbicara. Ini bisa berlangsung selama beberapa detik hingga beberapa menit dan itu benar-benar menakutkan.

Pada dasarnya, ini merupakan kebalikan yang terjadi pada hypnagogic jerks. "Anda mungkin merasa seperti tak bisa bernapas. Banyak orang yang menggambarkannya sebagai seekor gajah duduk di dadanya. Itu karena semua otot yang mengontrol pernapasan Anda kecuali diafragma masih lumpuh," kata Dr Winter.

3. Tidur berjalan (sleepwalking)

Kebanyakan perilaku tidur tak berbahaya. Tapi, tidur berjalan bisa menjadi bahaya karena Anda bisa berjalan, meninggalkan rumah, dan bahkan berada di balik kemudi.

"Dengan sleepwalking, Anda sedang tidur dan tubuh bergerak, tapi tak cukup ! bagi otak Anda untuk terjaga," kata Dr Winter.

Resep oba! t untuk bantuan tidur Ambien dihubungkan dengan beberapa insiden sleepwalking yang lebih aneh, termasuk memasak, makan besar, dan mengemudi sambil mabuk. Ini bahkan apabila Anda bangun di malam hari, obat membuat otak Anda dibus sehingga Anda masih dalam keadaan tak sadar.

4. Tidur berbicara (sleeptalking)

Menurut American Academy of Sleep Medicine, sekitar 5 persen orang dewasa berbicara saat tidur. Sebagian besar sesi berbicara ini berlangsung hanya 30 detik.

"Sering terjadi dalam satu jam pertama atau dua jam dari tidur, ketika tubuh Anda sedang memasuki tahap tidur nyenyak, tapi masih ada otot yang cukup menghasilkan suara atau gerakan yang bisa menyertai mimpi," kata Dr Winter.

5. Mimpi berulang

"Bermimpi merupakan cara bagi otak untuk memilah hal-hal yang dibutuhkan untuk mengevaluasi dan memproses sebelum menjadi kenangan," kata Dr Winter.

"Mimpi berulang mungkin menjadi ! masalah psikologis yang belum terselesaikan di otak Anda yang berusaha untuk memilah-milah."

Sering kali mimpi berulang didasarkan pada kenyataan. "Apabila Anda dirampok, Anda mungkin memutar ulang selama tidur sehingga Anda mengatasinya," kata Dr Winter.

6. Sindrom kepala meledak

Ini hanya namanya yang aneh. Sindrom biasanya dirasakan orang yang tiba-tiba bangun setelah mendengar suara keras seperti ledakan, kilatan cahaya, atau perasaan kepala meledak.

Sindrom ini merupakan jenis dari hypnagogic jerk yang mirip seperti perasaan mau jatuh. "Pada kenyataannya , tidak ada yang benar-benar terjadi," kata Dr Winter.

7. Seks tidur

Anda bukan satu-satunya yang terbangun di pertengahan babak. Sebuah penelitian di University Health Network, Toronto, terhadap pada 800 pasien lebih di pusat gangguan tidur menemukan, sekitar delapan persen pasien melaporkan mengalami insiden sexsomnia, yakni memulai hubung! an seks dengan pasangan sat tidur.

"Dalam pengalaman saya pada pa! sien, sikap, perilaku, dan hal-hal yang mungkin dikatakan orang yang berhubungan seks tidur sering berbeda dengan apa yang mereka lakukan dan katakan ketika terbangun," kata Winter.

Fenomena ini sebenarnya mirip dengan sleepwalking, yakni Anda tidur cukup nyenyak dan bisa berjalan serta mungkin berbicara. Tapi, otak Anda tak cukup terjaga untuk sadar sepenuhnya.

"Banyak orang yang ingatannya samar-samar pada malam hari atau mereka bangun saat berhubungan seks,

"Ada kemungkinan Anda telah bermimpi bercinta atau Anda pergi ke tempat tidur dengan hasrat membara," kata Dr Winter.

Baca Juga:

Waspada Sindrom Kepala Meledak yang Mengganggu Tidur Anda!

(Abd) ;

Source : http://health.liputan6.com/read/2046843/7-perilaku-aneh-yang-dilakukan-saat-tidur

Read more →

Kecerdasan emosi bisa pengaruhi kekerasan

Jakarta (ANTARA News) - Psikolog Anak dan Keluarga, Mira D. Amir, Psi., mengatakan tingkat kecerdasan emosi dapat saja menjadi alasan mengapa anak melakukan suatu tindakan, termasuk kekerasan.

"Kita melihat dari kecerdasan emosinya, dia (anak) harus berespon sesuai dengan kejadian," ujarnya saat ditemui ANTARA News, di kawasan Salemba, Jakarta, Rabu.

Menurut Mira, anak-anak yang mengalami masalah dalam kecerdasan emosinya cenderung menampilkan perilaku tidak tepat dengan kejadian.

"Anak-anak bisa seperti itu, saya menemukan kasus yang harusnya dia bisa mengungkapkan kekesalannya, tetapi malah diam saja. Ini karena dia terhambat secara emosi untuk menampilkan emosi yang benar," ungkap Psikolog dari Universitas Indonesia itu.

Kemudian, lanjut ia, dalam kondisi respon emosi yang salah bisa saja anak menunjukkan perilaku yang berlebihan.

"Kadang-kadang ada anak yang tertawa atau menangis berlebihan menanggapi sesuatu. Atau takut seperti phobia atau sepe! rti ini, marah yang berlebihan," katanya.

Bila menilik kasus kekerasan yang dialami Renggo (10), Mira belum berani menyimpulkan alasan pasti mengapa pelaku melakukan tindak kekerasan.

"Kita harus lebih cermati, titik-titik signifikan yang menyebabkan pelaku berbuat demikian apa. Misalkan, karena ia anak laki-laki, punya tenaga yang kuat, atau ia dibesarkan dalam keluarga yang terbiasa melakukan kekerasan," katanya.

Mira mengatakan, sebenarnya ada karakteristik anak yang rentan berbuat agresif, atau memiliki energi berlebih sehingga berperilaku yang cenderung impulsif.

"Dia enggak mampu untuk mengantisipasi konsekuensi dari perilakunya, enggak bisa mengukur lebih jauh," katanya. "Jadi setiap ada stimulus dia enggak bisa antisipasi. Setiap ada stimulus dia langsung merespon, reaktif," tambahnya.(*)

Source : http://www.antaranews.com/berita/433107/kecerdasan-emosi-bisa-pengaruhi-kekerasan

Read more →

Tingkatkan Libido Usai Melahirkan, Caranya?

Helmi Ade Saputra - Okezone
Kamis, 8 Mei 2014 00:04 wib
detail berita
Ilustrasi pasangan suami-istri (Foto: Google)
USAI melahirkan biasanya ada beberapa masalah dalam kehidupan seksual antara suami-istri (pasutri). Oleh karena gaya hidup wanita berubah setelah melahirkan, pria pada akhirnya perlu memahami.
 
Namun, ada beberapa cara di mana Anda bisa mendapatkan libido kembali kesediakala setelah melahirkan. Berikut beberapa cara meningkatkan libido usai melahirkan.


Bersikap positif
 
Memiliki pikiran positif akan membantu memecahkan masalah menurunnya libido usai melahirkan. Ini adalah salah satu cara untuk memperoleh libido Anda kembali setelah melahirkan.

Banyak menghirup udara segar
 
Jika Anda merasa lelah dan tidak mood, berjalan kaki santai di luar rumah akan membantu memecahkan masalah, termasuk menurunnya libido usai melahirkan. Hal ini karena berjalan kaki di luar rumah membuat Anda dapat menghirup udara! segar.

Makan dark chocolate

Makanan terbaik untuk meningkatkan libido usai melahirkan adalah dark chocolate. Hal ini karena dark chocolate kaya antioksidan yang membuat Anda lebih bersemangat dan berenergi.

Konsumsi makanan bergizi
 
Mengonsumsi asupan bergizi adalah salah satu cara untuk mendapatkan kembali libido Anda setelah melahirkan. Oleh karena itu, Anda perlu menambahkan makanan seperti seledri, alpukat, pisang, dan almond, demikian sebagaimana dilansir Boldsky.
(ren)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Source : http://health.okezone.com/read/2014/05/07/485/981673/tingkatkan-libido-usai-melahirkan-caranya

Read more →

Rabu, 07 Mei 2014

Medical Check Up Sebelum Sakit

Tidak merasakan sakit atau merasa diri sehat-sehat saja, menganggap usia masih muda, tidak ada waktu, biaya mahal, dan takut ketahuan penyakitnya, adalah beberapa alasan umum yang banyak dikemukakan saat kita enggan melakukan medical check up. Padahal, tidak merasakan keluhan sakit belum tentu sehat.

Pada umumnya, kita mengatakan sakit berdasarkan keluhan sakit yang muncul. Sementara dari sisi medis, kondisi sakit ditentukan berdasarkan ada atau tidaknya penyakit. Bila kita tidak merasakan keluhan sakit, ada dua kemungkinan yaitu memang tidak ada penyakit atau sebenarnya dari sisi medis sudah ada penyakit namun belum muncul gejalanya. Ketika berada dalam kondisi tersebut, kesadaran dan peran aktif terhadap tindakan pencegahan (preventive strategy) menjadi penting.

Sebagian besar gangguan kesehatan atau penyakit pada awal perkembangannya tidak menimbulkan gejala, dan seringkali gejala baru muncul ketika gangguan kes! ehatan atau penyakit tersebut sudah berada di tahap lanjut. Seperti sebuah mesin kendaraan yang harus selalu diperiksa performanya, di sinilah peran medical check up untuk mengetahui kondisi kesehatan kita secara berkala. Bila ditemukan kelainan, meski tidak ada gejala sakit, kita dapat melakukan upaya pencegahan agar penyakit tidak muncul atau berkembang menjadi parah.

Medical check up, idealnya terdiri atas bermacam pemeriksaan seminimal mungkin yang dapat mendeteksi ada atau tidaknya penyakit yang sering terjadi di masyarakat dan mengetahui risiko terjadinya penyakit yang berpotensi membahayakan di kemudian hari. Dengan demikian, kita dapat mencegah berkembangnya penyakit, melakukan pengobatan segera, mencegah atau menunda komplikasi, memperpanjang usia produktif dan harapan hidup, serta meningkatkan kualitas hidup melalui medical check up.

Beberapa penyakit yang perlu dideteksi secara dini melalui medical check up, terutam! a adalah lifestyle disease (penyakit akibat gaya hidu! p tidak sehat seperti diabetes, kelainan lemak darah dan hipertensi); dan gangguan atau penyakit pada organ penting seperti penyakit hati dan ginjal. Penyakit yang berpotensi membahayakan seperti penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah); dan penyakit kanker tertentu pun perlu dideteksi melalui medical check up, meskipun mungkin tidak dapat dideteksi secara terakhir. Dalam hal terakhir itu, medical check up menjadi langkah awal menuju ke arah diagnosis pasti dari penyakit yang diduga.

Menyadari dan berperan aktif dalam tindakan pencegahan sedari awal adalah cara bijak untuk menjaga kesehatan dan menurunkan risiko terjadinya penyakit risiko pada masa datang.

Memperingati HUT Laboratorium Klinik Prodia ke-41, manfaatkan keringanan biaya pemeriksaan 20%* selama 6-8 Mei 2014.

*Berlaku tunggal untuk semua jenis pemeriksaan yang dilakukan sendiri oleh Laboratorium Klinik Prodia, kecuali pemeriksaan Biomolekular, Mikronutrisi! dan Logam Berat, baik pemeriksaan tunggal maupun panel, dan Urea Breath Test.

Kunjungi Laboratorium Klinik Prodia cabang terdekat atau www.prodia.co.id untuk informasi lebih lanjut.

(adv/adv)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Source : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/3a1f29cc/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A50C0A60C0A312140C25740A660C7560Cmedical0Echeck0Eup0Esebelum0Esakit/story01.htm

Read more →

WHO: Kasus Polio Terbanyak Ada di Pakistan

Berita Terkait

TEMPO.CO, Jenewa - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan kasus penyakit polio muncul kembali sebagai keadaan darurat kesehatan masyarakat dunia. Pernyataan darurat kesehatan ini menyusul adanya kasus baru polio yang muncul di sejumlah negara, terutama di Pakistan.

Berdasarkan catatan WHO, jumlah kasus polio di dunia mencapai 350 ribu pada 1988, namun sudah berkurang menjadi 417 pada 2013. Sedangkan pada 2014, sudah mulai muncul 74 kasus di seluruh dunia, dengan 59 kasus berada di Pakistan. (Baca: Internasional)

"Kondisi bagi darurat kesehatan masyarakat telah menjadi perhatian internasional," kata Asisten Direktur Umum WHO, Bruce Aylward, kepada wartawan di Jenewa, seperti dilansir Channel News Asia, Senin, 5 Mei 2014.

Menurut Aylward, jika tidak dicegah segera, kasus polio di sebuah negara dapat menyebabkan kegagalan pemberantasan secara global. "Padahal! , polio adalah penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin," katanya.

WHO melakukan pembicaraan darurat pekan lalu setelah virus polio ditemukan di sepuluh negara, termasuk di tiga negara endemik yaitu Afganistan, Nigeria, dan Pakistan. Pada 1998, penyakit ini pernah menjadi endemik di 125 negara.

Polio biasanya menyerang anak-anak di bawah usia lima tahun. Polio menyebar melalui air yang terinfeksi. Sejauh ini tidak ada pengobatan atau terapi khusus untuk penyakit yang membuat penderitanya mengalami kelumpuhan ini. Pencegahan di lini terdepan hanyalah pemberian vaksin.

Keputusan keadaan darurat polio ini sekaligus memberikan rekomendasi bagi negara di dunia, terutama bagi yang endemik polio agar menerapkan persyaratan vaksin bagi siapa pun yang akan bepergian ke luar negeri.

CHANNEL NEWS ASIA | ROSALINA

Berita Terpopuler:
Pelatih Myanmar: Timnas U-19 Mirip Tim Jepang

Source : http://www.tempo.co/read/news/2014/05/06/060575878/WHO-Kasus-Polio-Terbanyak-Ada-di-Pakistan

Read more →

Perempuan Lebih Sulit Tidur Dibanding Pria

Liputan6.com, New York Tidur pria dan perempuan ternyata berbeda. Perempuan membutuhkan waktu lebih lama untuk tertidur dan lebih merasa ngantuk. Mereka juga kurang tidur dan berisiko tinggi mengalami insomnia dibanding pria. Mengapa itu terjadi?

Menurut Society for Women's Health Research (SWHR), pemahaman mengapa jenis kelamin memengaruhi perbedaan tidur masih dipelajari. Sebagian besar literatur medis tidur berfokus pada sleep apnea yang sering dialami pria.

Direktur SWHR, Monica Mallampalli, Ph.D., MSc, menjelaskan, ketika membicarakan perempuan dan tidur, tak ada momentum di dalamnya.

"Perempuan dan laki-laki menggambarkan pengalaman mereka dengan gangguan tidur yang berbeda. Misalnya, dengan sleep apnea, pria melaporkan mendengkur, terengah-engah dan mengantuk. Sementara itu, wanita cenderung melaporkan kelelahan, insomnia dan depresi," kata Mallampalli.

Menurut para pakar, perempuan yang kurang tidur di malam hari kemungkina! n diasumsikan karena pramenstruasi atau menopause. "Perubahan hormonal tampaknya berperan besar pada gangguan tidur perempuan," kata Mallampalli.

Ia mengatakan, perempuan berisiko tinggi mengalami insomnia ketika menstruasi dan selama menopause. Sementara, pada perempuan hamil yang sering terjadi adalah sindrom kaki gelisah dibandingkan pria dan wanita yang belum pernah memiliki anak.

"Hubungan yang tepat antara hormon dan tidur belum ditemukan," katanya.

Wanita yang mengalami gangguan tidur saat dilakukan tes tak menunjukkan masalah. Tapi, ini tak terjadi pada pria. Kaum pria umumnya mengalami sleep apnea dengan mendengkur, mendengus, atau bangun terengah-engah. Di sisi lain, wanita lebih mungkin melaporkan merasa kelelahan dan depresi.

Christine Carter, Ph.D., MPH, dari SWHR mengatakan, penelitian lanjut diperlukan untuk mengetahui perbedaan tidur untuk mengetahui perawatan yang baik bagi pria dan perempuan. Dengan diagnosis yang lebih baik maka ga! ngguan tidur bisa dicegah.

(Abd) ;

Source : http://health.liputan6.com/read/2046090/perempuan-lebih-sulit-tidur-dibanding-pria

Read more →

Warga Deli Serdang diduga MERS-COV dirawat

Medan (ANTARA News) - Ny Shan (50) warga Dusun II, Desa Liberia, Kabupaten Deli Serdang, Provinsi Sumatera Utara, yang diduga mengidap Middle East Respitatory Syndrome Coronavirus (MERS-COV), saat ini dirawat intensif di RSUP H Adam Malik, Medan.

Ketua Departemen Penyakit Paru RSUP H Adam Malik Medan, Prof dr Luhur Soeroso,SpP (K), Selasa, mengatakan pasien itu masuk ke rumah sakit milik pemerintah pusat tersebut pada Senin (5/5) siang.

Pasien Shan (50), menurut dia, mengalami keluhan demam tinggi, dan sesak nafas sepulang melaksanakan ibadah umrah dari tanah suci Mekkah.

"Untuk menjaga hal-hal yang tidak diingini terhadap penduduk Deli Serdang itu, maka pihak keluarga membawa pasien ke RSUP H Adam Malik Medan," ucap Soeroso.

Dia menyebutkan, perlunya pemeriksaan medis terhadap pasien Shan, karena dia baru pulang dari Arab Saudi. Sedangkan negara tersebut diduga sebagai salah satu penyebar MERS-COV, penyakit yang sangat berbahaya dan dapat mematikan bagi ! penderitanya.

"Penyakit MARS-COV tersebut saat ini sangat ditakuti manusia dan belum ditemukan obatnya," kata dokter ahli penyakit paru di RSUP H Adam Malik Medan.

Meninggal dunia

Sementara itu, seorang warga Medan bernisial KS (54) meninggal dunia, yang diduga penderita MERS-COV.
Pasien meninggal dunia di RSUP H Adam Malik Medan, Minggu (4/5) pukul 13.30 WIB.

Pasien KS (54) sempat dirawat intensif selama tiga jam lebih di ruangan infeksi RSUP H Adam Malik.

Korban diduga terkena virus MERS-COV, karena ciri-ciri dari penyakit yang sangat berbahaya itu dimiliki pasien tersebut, yakni merasakan sesak nafas dengan suhu tubuh 38 derajat celcius.

Korban KS tiba di tanah air pada Sabtu (3/5), setelah pulang melaksanakan umrah di Arab Saudi.

Saat tiba di Bandara Internasional Kuala Namu, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (3/5) korban sempat dilarikan ke poliklinik bandara tersebut, sebelum dirujuk ke RSUP H Adam Malik, M! edan.
(M034/H-KWR)

Source : http://ww! w.antaranews.com/berita/432952/warga-deli-serdang-diduga-mers-cov-dirawat

Read more →