Selasa, 29 April 2014

Jika Kehadirannya 'Ditolak', Bayi Bisa Merasakannya Sejak di Kandungan

Jakarta, Ada beberapa wanita yang menolak kehadiran bayi di kandungannya misalkan ketika ia hamil akibat perkosaan atau berhubungan seks sebelum menikah. Kondisi penolakan ibu ini pun bisa dirasakan janin dan mempengaruhi pertumbuhannya.

"Ada bagian di otak sebelah kanan ibu yang bekerja karena rasa tidak nyaman dan menolak bayi yang ia kandung. Di hasil scan akan terlihat adanya perbedaan warna di struktur otak tersebut," kata psikolog klinis Veronica Adesla saat ditemui di kantor Personal Growth, Jl Taman Aries, Meruya, Jakarta Barat dan ditulis pada Senin (28/4/2014).

Perasaan tidak nyaman akibat penolakan ibu nantinya akan tersambung ke otak bayi sehingga bayi di kandungan tahu bahwa kehadirannya ditolak. Saat lahir, bayi akan menjadi individu yang inferior, tidak percaya diri, merasa rendah diri dan tak diharapkan, serta memiliki kendala emosi.

Bahkan, anak bisa jadi sensitif saat dia disentuh orang lain atau kesulita! n bersosialisasi karena merasa dirinya terluka dan salah telah hadir di dunia ini, demikian diungkapkan wanita yang akrab disapa Vero ini.

Anak juga bisa merasa tidak nyaman dengan dirinya, menilai apa yang ia lakukan selalu salah, merasa tidak ada orang lain yang suka padanya. Biasanya, tanda anak yang tidak nyaman dengan dirinya adalah menulis surat yang berisi ia benci dengan dia atau bahkan mencoret-coret fotonya. Akibatnya, anak bisa depresi sampai bunuh diri.

Untuk menangani anak seperti itu, dengan mengubah sisi kognitif, emosi dan perilakunya. Mengubah sisi kognitif anak dengan memastikan apakah situasi dan anggapan orang lain yang dipikirkan anak benar atau tidak. Sehingga anak tak termakan dengan perasaan dia sendiri.

Kemudian, mengubah emosi dengan relaksasi dan sugesti. Lalu mengubah perilakunya dengan mengajak ia bersosialisasi dengan orang lain. Apalagi jika sampai depresi anak tidak akan mau keluar kamar dan bertemu dengan orang.

"Kita! ajak dia ketemu orang lain, ngobrol sehingga dia tau kalau or! ang lain itu respect sama dia jadi dia nggak perlu terlalu sensitif dan depresi. Tapi itu bertahap ya dilakukannya," pungkas Vero.

(rdn/vit)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Source : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/39d62f3b/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A40C280C1944130C256810A60C130A0A0Cjika0Ekehadirannya0Editolak0Ebayi0Ebisa0Emerasakannya0Esejak0Edi0Ekandungan/story01.htm

Read more →

Kasus Kematian Ibu Hamil Masih Tinggi

Kasus Kematian Ibu Hamil Masih Tinggi

Sejumlah ibu hamil yang tergabung dalam Komunitas Gentle Birth melakukan senam kebugaran Prenatal Yoga di kawasan Banjir Kanal Timur (BKT), Duren sawit, Jakarta (2/3). Lahan hijau yang berada di bantaran BKT tersebut menjadi alternatif aktifitas warga di akhir pekan seperti olah raga dan bermain. TEMPO/Eko Siswono Toyudho

Berita Terkait

TEMPO.CO , Jakarta: Kasus kematian ibu hamil di Indonesia masih tinggi. Data Survei Demografi Kesehatan Indonesia menyebut jumlahnya mencapai 359 kasus per 100 ribu kehamilan. "Itu tergolong tinggi," ujar Wakil Menteri Kesehatan Ali Gufron Mukti," saat pencanangan Kampanye Peduli Kesehatan Ibu, Senin, 28 April 2014.

Ali menjelaskan kasus kematian ibu hamil disebabkan beberapa hal. Faktor yang paling dominan adalah kehamilan di usia dini, kehamilan di usia senja, kehamilan yang terlalu dekat serta terlalu sering. "Ada juga faktor gizi, dukungan keluarga, pengetahuan seputar kehamilan atau keterbatasan sarana transportasi," katanya. (Baca juga: 45 Persen Penduduk Indonesia Kawin Muda).

Beberapa faktor itu rupanya ikut memicu tingginya tingkat kematian bayi. Riset SDKI pada tahun 2012 mencatat sedikitnya ada 160 ribu bayi yang meninggal di seputar proses persalinan. Menurut Ali, p! enanganan kasus itu perlu dilakukan sejak sebelum masa kehamilan, pada masa kehamilan dan persalinan.

Menurut Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, Fasli Djalal, kehamilan di usia dini memiliki resiko tinggi lantaran organ reproduksi perempuan belum siap sepenuhnya. "Saat ini ada 44 persen remaja yang menikah dibawah usia 20 tahun, dengan 5 persen di antaranya menikah di usia 10-14 tahun," ujarnya.

Untuk mencegah peningkatan kasus kematian, kata Fasli, kampanye penyadaran di kalangan remaja dan merangkul sejumlah komunitas yang secara aktif melakukan pendampingan terhadap ibu hamil. Program yang berlangsung selama 9 bulan itu juga akan menjangkau para remaja melalui media sosial.

RIKY FERDIANTO

Berita lain:PDIP: Masalah SBY dan Megawati Urusan PribadiKeluarga Curiga Tersangka Pelecehan JIS, Azwar, Dianiaya

Source : http://www.tempo.co/read/news/2014/04/29/060573993/Kasus-Kematian-Ibu-Hamil-Masih-Tinggi

Read more →

Indonesia harus meningkatkan kebutuhan gizi masyarakat

Bogor (ANTARA News) - Duta Besar New Zealand David Taylor mengatakan, pemimpin Indonesia yang akan terpilih nantinya hendaknya memiliki perhatian lebih dalam meningkatkan kualitas gizi pangan masyarakat seiring terus bertambahnya populasi penduduk.

"Indonesia menghadapi pertumbuhan penduduk yang pesat, pemerintah harus memikirkan ketersediaan pangan yang cukup untuk seluruh penduduknya," ujar David saat ditemui usai mengisi forum Ambasador yang diselenggarakan oleh Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian IPB di Kota Bogor, Jabar, Senin.

Menurut David, meningkatkan produksi pangan saja tidak cukup, tetapi harus diiringi dengan tingkat konsumsi pangan yang bergizi yang dapat dikonsumsi oleh seluruh masyarakat.

Ia mengatakan, tingkat konsumsi dan nutrisi masyarakat Indonesia masih rendah terutama untuk daging dan susu.

David mencatat, tingkat konsumsi daging masyarakat Indonesia hanya 2 kg, jumlah ini jauh lebih rendah dari Malaysia yakni mencapa! i 8 kg, sedangkan di New Zealand mencapai 22 kg.

Begitu juga dengan susu, Indonesia mengkonsumsi 12 liter, sedangkan Malaysia 37 liter dan New Zealand 105 liter.

Berbeda dengan beras, Indonesia justru menjadi konsumsi tertinggi dibanding kedua negara tersebut yakni, 150 kg, sedangkan Malaysia hanya 90 kg dan New Zealand 8 kg.

"Meningkatkan kualitas gizi masyarakat menjadi penting, agar masyarakat Indonesia lebih berkualitas, dan persoalan kekurangan gizi akan teratasi," ujarnya.

David Taylor tampil menjadi pembicara dalam forum ambasador yang diselenggarakan oleh Direktorat Kajian Strategis dan Kebijakan Pertanian IPB dengan tema "Kebijakan perdagangan pertanian".

Terkait kebijakan perdagangan pertanian, David menilai Indonesia memiliki potensi sumberdaya pertanian yang sama dengan negara-negara lainnya. Hanya saja perlu pembenahan terutama di sektor pertanian seperti infrastruktur dan kelembagaan.

"Indonesia juga harus fokus terhadap pen! gelolaan sumberdayanya dengan sumberdaya prioritas misalnya mi! nyak sawit atau hortikultura," ujarnya.

Selain itu, Ia juga menilai pemerintah Indonesia kurang meningkatkan promosi dirinya lewat kebijakan perdagangan maupun pariwisata dengan mengefektifkan atase perdagangan yang ada di kedutaan.

Menurutnya, New Zealand memiliki cara promosi tersendiri, dimana mereka memiliki tim khusus untuk mempromosikan negaranya di setiap kedutaan, salah satunya di Indonesia ada satu tim yang beranggotakan lima orang yang bertugas untuk mempromosikan tentang negara tersebut.

Wakil Rektor bidang Sumberdaya dan Kajian Strategis IPB, Prof Hermanto Siregar mengatakan, hendaknya pemerintah Indonesia mampu mengadopsi apa yang telah dilakukan New Zealand terutama dalam mempromosikan diri.

"Jadi di setiap keduataan itu ada atase perdagangan, tetapi tidak menjalankan perannya untuk mempromosikan itu. Harusnya Indonesia belajar dari cara promosi yang dilakukan New Zealand," ujar Hermanto.(*)

Source : http://www! .antaranews.com/berita/431672/indonesia-harus-meningkatkan-kebutuhan-gizi-masyarakat

Read more →

Tidur Berdekatan Tanda Pasangan Bahagia

Menandakan kebahagaiaan dalam pernikahan ternyata bisa diukur dari jarak tidur antar pasangan

Liputan6.com, Jakarta Tanda sepasang suami istri yang bahagia ternyata bisa diukur dari jarak tidur antarpasangan. Sebuah studi yang melibatkan 1.000 pasangan oleh peneliti dari Science Festival Internasional Edinburgh menemukan bahwa pasangan bahagia rata-rata tidur tanpa jarak.

Psikolog, Profesor Richard Wiseman dari University of Hertfordshire yang memimpin penelitian bahkan mengatakan, sembilan puluh empat persen kebahagiaan pasangan bisa diciptakan dengan sentuhan pasangan yang membuat mereka semakin dekat.

"94 persen pasangan yang melakukan kontak fisik sepanjang malam melaporkan hubungan yang bahagia dan lebih dekat saat tidur. Dan hanya 68 persen dari pasangan yang menjaga jarak mengaku kurang puas dengan pasangannya," tulis Richard, melansir laman Telegraph, Senin (28/4/2014).

Dalam penelitiannya, Richard juga menemukan posisi tidur yang paling sering dilakukan pasangan seperti 42 persen membelakangi pasangan, 31 persen menghadap ke arah yang sama dan 4 persen berhadapan satu sama lain.

(Abd)

Source : http://health.liputan6.com/read/2042908/tidur-berdekatan-tanda-pasangan-bahagia

Read more →

Waspada, Sperma Bermasalah Tak Bisa Disembuhkan

Ainun Fika Muftiarini - Okezone
Selasa, 29 April 2014 00:10 wib
detail berita
Bermasalah dalam kesuburan (Foto: Guardianlv)
BANYAK hal yang menjadikan kesuburan pria bermasalah. Salah satunya adalah pada sperma.

Menurut Dr Indra NC. Anwar, SP.OG  dari klinik Teratai RS Gading Pluit, sperma yang bermasalah juga berdampak pada sulitnya memiliki keturunan.

"Bukan hanya wanita saja yang bermasalah. Tapi pria juga. Paling sering yang ditemui itu jumlahnya sedikit dan geraknya lambat. Bahkan, ada juga yang spermanya tidak ada," ucapnya kepada Okezone di kompleks Epicentrum, Jakarta, belum lama ini.

Dr Indra sendiri mengakui tidak mengetahui secara pasti penyebab sperma bermasalah. Namun umumnya, hal tersebut lebih kepada faktor risiko.

"Kita memang tidak tahu penyebabnya, tapi ada beberapa faktor seperti berat badan yang bisa akhirnya bisa jadi pemanasan pada buah zakar, gaya hidup juga seperti merokok, alkohol," terangnya.

Lebih lanjut, permasalahan pada sperma sendiri sebagian besar tidak bisa! disembuhkan. Meski begitu, harapan untuk memiliki keturunan tetap bisa didapat melalui cara lain.

"Sebagian besar tidak bisa diobati. Biasanya kalau yang berat umumnya langsung disarankan ke bayi tabung. Tapi kalau masing memungkinkan, bisa inseminasi sampai tiga kali," tutupnya ramah.  
(tty)

Download dan nikmati kemudahan mendapatkan berita melalui Okezone Apps di Android Anda.

Source : http://health.okezone.com/read/2014/04/28/485/977244/waspada-sperma-bermasalah-tak-bisa-disembuhkan

Read more →

Senin, 28 April 2014

Jalan kaki bisa membantu orang berpikir kreatif

Jakarta (ANTARA News) - Saat mengerjakan tugas yang membutuhkan imajinasi, berjalan kaki lebih bisa membantu orang berpikir kreatif dibandingkan hanya duduk saja, demikian menurut hasil riset yang dipublikasikan oleh American Psychological Association.

"Banyak orang mengklaim menghasilkan pemikiran terbaik mereka ketika berjalan. Dengan studi ini, kami mengambil satu atau dua langkah untuk mengetahui mengapa itu terjadi," kata Marily Oppezzo PhD dari Santa Clara University.

Di Stanford University's Graduate School of Education, Oppezzo dan koleganya Daniel L. Schwartz, PhD melakukan studi yang melibatkan 176 orang, kebanyakan mahasiswa.

Para peneliti menguji mereka menggunakan model pengujian yang umumnya digunakan untuk mengukur pemikiran kreatif seperti memikirkan alternatif penggunaan objek umum dan memunculkan analogi orisinal untuk menangkap ide-ide rumit.

Dibandingkan dengan mereka yang duduk atau menggunakan kursi roda, orang-orang yang be! rjalan kaki memberikan respons yang lebih kreatif dalam pengujian tersebut, demikian menurut hasil studi yang dipublikasikan dalam Journal of Experimental Psychology: Learning, Memory and Cognition.

Kalau riset sebelumnya menunjukkan bagaimana olahraga aerobik bisa melindungi kemampuan kognitif, dalam riset ini para peneliti menguji apakah jalan kaki saja bisa memperbaiki beberapa tipe pemikiran seperti pikiran yang mengalir bebas ke pikiran yang terfokus.

"Meminta seseorang berlari 30 menit untuk meningkatkan kreativitas saat bekerja akan menjadi resep yang tidak populer bagi kebanyakan orang. Kami ingin melihat apakah jalan kaki saja bisa mendorong pikiran mengalir lebih bebas dan lebih kreatif," kata Schwartz.

Di antara mahasiswa yang diuji kreativitasnya setelah bekerja, 100 persen datang dengan ide-ide yang lebih kreatif dalam satu percobaan sementara 95 persen, 85 persen dan 81 persen kelompok pejalan kaki dalam eksperimen yang lain memberik! an respons yang lebih kreatif dibandingkan mereka yang duduk.

Para peneliti melakukan beberapa eksperimen untuk melihat pengaruh berjalan kaki pada pemikiran kreatif seseorang.

Dalam satu eksperimen dengan 48 peserta, masing-masing peserta duduk sendiri di satu ruang kecil dengan meja menghadap dinding kosong. Ketika peneliti menyebut objek, para siswa menyebut cara alternatif untuk menggunakan objek itu.

Selain itu juga dilakukan eksperimen dengan 40 mahasiswa yang dibagi dalam tiga kelompok yakni kelompok yang duduk tapi bergerak ke ruangan lain, duduk dan berjalan menggunakan treadmill, dan berjalan di luar ruangan sepanjang jalur yang ditetapkan.

Para siswa yang berjalan, di dalam atau luar ruangan, memiliki respons yang lebih kreatif dibandingkan mereka yang duduk atau dibawa keluar menggunakan kursi roda.

"Sementara berada di luar rumah memiliki banyak manfaat kognitif , berjalan tampaknya memiliki manfaat yang sangat spesifik untuk meningkatkan kreativitas," kata Oppezzo.

"Menggabungkan aktiv! itas fisik ke dalam hidup kita tidak hanya bermanfaat untuk jantung, tapi juga otak. Penelitian ini menunjukkan cara mudah dan produktif melakukannya dengan aktivitas tertentu," kata Oppezzo seperti dilansir laman Science Daily.

Namun para peneliti mengatakan bahwa riset lebih lanjut masih diperlukan untuk menjelaskan bagaimana berjalan bisa meningkatkan kreativitas.

Source : http://www.antaranews.com/berita/431517/jalan-kaki-bisa-membantu-orang-berpikir-kreatif

Read more →

AKI Tinggi, Kampanye Peduli Kesehatan Ibu 2014 Dicanangkan

PENGETAHUAN dan kepedulian dalam upaya pencegahan Angka Kematian Ibu yang masih tinggi sangat penting untuk memersiapkan generasi mendatang. Untuk itu, hari ini dicanangkan Kampanye Peduli Kesehatan Ibu 2014 untuk menekan angka kematian ibu di Indonesia.  
Menurut Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Ali Ghufron Mukti, MSc, PhD, diperlukan kerja keras untuk menurunkan angka kematian ibu di Indonesia yang masih tinggi, yaitu 359/100.000 kelahiran hidup dan angka kematian bayi (AKB) 32/1.000 kelahiran hidup.
 
Terlebih lagi, Wamenkes mengatakan bahwa data laporan dari daerah yang diterima Kemenkes RI pada 2013 menyebutkan jumlah ibu meninggal karena kehamilan dan persalinan mencapai 5.019 orang. Sedangkan, jumlah bayi yang meninggal di Indonesia berdasarkan estimasi SDKI 2012 mencapai 160.681 anak.
 
"Kematian ibu sering terjadi pada perempuan terlalu muda dan terlalu tua untuk hamil, atau jarak kehamilan terlalu berdekatan, serta keha! milan yang terlalu sering," jelas Wamenkes dalam Pencanangan Kampanye Peduli Kesehatan Ibu 2014 di Gedung Kementerian Kesehatan RI, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (28/4/2014).
 
Sementara, Direktur Jenderal Bina Gizi dan KIA Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, dr. Anung Sugihantono, MKes mengatakan bahwa pemecahan masalah kesehatan ibu perlu menggunakan pendekatan upaya kesehatan yang berkelanjutan dari hulu ke hilir, termasuk Pencanangan Kampanye Peduli Kesehatan Ibu. 
 
Lebih lanjut, dr. Anung menjelaskan bahwa salah satu upaya yang bisa dilakukan di tingkat hulu, yaitu meningkatkan peran aktif suami dan keluarga dalam menjaga kesehatan calon ibu, termasuk perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi, atau pemenuhan kebutuhan pelayanan keluarga berencana.
 
"Kampanye ini sendiri bertujuan untuk mengerakkan orang-orang disekeliling ibu, terutama suami dan keluarga untuk aktif menemani melakukan pemeriksaan kehamilan dan siap me! mbawa ibu ke tenaga kesehatan mulai saat kehamilan, persalinan! dan nifas, serta mendukung ibu ber-KB," jelas dr. Anung
 
Sementara itu, Kampanye Peduli Kesehatan Ibu ini didesain selama sembilan bulan berturut-turut sesuai periode kehamilan seorang ibu, yaitu dimulai sejak April dan diakhiri pada peringatan Hari Ibu di Indonesia 22 Desember 2014.
 
Beberapa jenis kegiatan yang akan dilaksanakan berupa event, publikasi dan komunikasi, advokasi dan kemitraan, serta media sosial yang melibatkan pemangku kepentingan yang terkait dengan kesehatan ibu.
 
Selain itu, dilakukan juga kampanye melalui jejaring sosial dengan hashtag #Sayangibu. Hingga saat ini, telah tergabung sekira 15 kelompok media sosial yang akan berperan aktif dalam menggaungkan topik #SayangIbu di komunitas mereka.
(tty)

Source : http://health.okezone.com/read/2014/04/28/482/976906/aki-tinggi-kampanye-peduli-kesehatan-ibu-2014-dicanangkan

Read more →