Jumat, 13 Juni 2014

Beranda » » Yuk Tambah Asupan Protein Biar Tak Gampang Kena Stroke

Yuk Tambah Asupan Protein Biar Tak Gampang Kena Stroke

Nanjing, Tiongkok, Bila pola makan dan gaya hidupnya tak sehat, jangan heran bila suatu nanti akan ada serangan gangguan kesehatan secara mendadak, entah itu jantung ataupun stroke. Bila tak ingin ini terjadi, ubah gaya hidup dan perbanyak asupan protein.

Mengapa harus protein? Karena sebuah studi terbaru dari Tiongkok menemukan orang-orang yang pola makannya didominasi sumber protein berpeluang 20 persen lebih kecil terserang stroke ketimbang orang-orang yang jarang makan protein.

Simpulan itu didasarkan pada hasil review tujuh studi, yang rata-rata berlangsung selama 10 tahun. Total partisipan mencapai 255.000 orang. Secara periodik, tiap partisipan diminta mengisi kuesioner tentang pola makan dan mengingat apapun yang telah mereka makan dalam 24 jam terakhir agar peneliti dapat menghitung asupan protein mereka.

Dari situ peneliti dapat memastikan kaitan antara konsumsi protein dengan penurunan risiko stroke pada diri pa! rtisipan. Bahkan bila tiap hari mereka mengonsumsi protein tambahan sebanyak 20 gram, maka risiko strokenya bisa menurun hingga 26 persen.

Sayangnya peneliti mengaku tak tahu pasti bagaimana mekanismenya sampai protein bisa mengurangi risiko stroke. Dugaan pertama, makan protein dapat menurunkan tekanan darah, yang pada akhirnya juga mengurangi risiko stroke.

"Bisa jadi asupan protein ini cenderung berkaitan dengan jenis nutrisi lain yang dapat mencegah stroke seperti potassium, magnesium dan serat," tandas salah satu peneliti Dr. Xinfeng Liu dari Nanjing University School of Medicine.

Menanggapi studi ini, Dr Arturo Tamayo dari University of Manitoba, Winnipeg mengatakan pola makan bukan satu-satunya faktor risiko stroke. Karena ada faktor lain seperti kerentanan genetik, usia dan kondisi medis lain seperti tekanan darah tinggi atau gangguan jantung yang dimiliki.

Lantas protein mana yang lebih bagus, nabati ataukah hewani? Persoalannya, sebagian be! sar partisipan lebih banyak mengonsumsi protein hewani ketimba! ng nabati, jadi peneliti relatif kesulitan untuk menentukan mana yang lebih bermanfaat.

"Hanya saja di antara sekian banyak sumber protein, ikan tampaknya yang paling bermanfaat menurunkan risiko stroke karena kandungan asam lemak omega 3 dan nutrisi lainnya. Tapi hindari daging merah karena lemak jenuh dan kolesterolnya akan memicu stroke," saran Liu seperti dikutip dari Reuters, Kamis (12/6/2014).

Termasuk mengubah pola hidup, terutama bagi yang malas olahraga, masih merokok ataupun minum minuman beralkohol.

(lil/up)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Source : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/3b6f607b/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A60C120C1951220C260A6780A0C7630Cyuk0Etambah0Easupan0Eprotein0Ebiar0Etak0Egampang0Ekena0! Estroke/story01.htm