Rabu, 07 Mei 2014

Beranda » » Medical Check Up Sebelum Sakit

Medical Check Up Sebelum Sakit

Tidak merasakan sakit atau merasa diri sehat-sehat saja, menganggap usia masih muda, tidak ada waktu, biaya mahal, dan takut ketahuan penyakitnya, adalah beberapa alasan umum yang banyak dikemukakan saat kita enggan melakukan medical check up. Padahal, tidak merasakan keluhan sakit belum tentu sehat.

Pada umumnya, kita mengatakan sakit berdasarkan keluhan sakit yang muncul. Sementara dari sisi medis, kondisi sakit ditentukan berdasarkan ada atau tidaknya penyakit. Bila kita tidak merasakan keluhan sakit, ada dua kemungkinan yaitu memang tidak ada penyakit atau sebenarnya dari sisi medis sudah ada penyakit namun belum muncul gejalanya. Ketika berada dalam kondisi tersebut, kesadaran dan peran aktif terhadap tindakan pencegahan (preventive strategy) menjadi penting.

Sebagian besar gangguan kesehatan atau penyakit pada awal perkembangannya tidak menimbulkan gejala, dan seringkali gejala baru muncul ketika gangguan kes! ehatan atau penyakit tersebut sudah berada di tahap lanjut. Seperti sebuah mesin kendaraan yang harus selalu diperiksa performanya, di sinilah peran medical check up untuk mengetahui kondisi kesehatan kita secara berkala. Bila ditemukan kelainan, meski tidak ada gejala sakit, kita dapat melakukan upaya pencegahan agar penyakit tidak muncul atau berkembang menjadi parah.

Medical check up, idealnya terdiri atas bermacam pemeriksaan seminimal mungkin yang dapat mendeteksi ada atau tidaknya penyakit yang sering terjadi di masyarakat dan mengetahui risiko terjadinya penyakit yang berpotensi membahayakan di kemudian hari. Dengan demikian, kita dapat mencegah berkembangnya penyakit, melakukan pengobatan segera, mencegah atau menunda komplikasi, memperpanjang usia produktif dan harapan hidup, serta meningkatkan kualitas hidup melalui medical check up.

Beberapa penyakit yang perlu dideteksi secara dini melalui medical check up, terutam! a adalah lifestyle disease (penyakit akibat gaya hidu! p tidak sehat seperti diabetes, kelainan lemak darah dan hipertensi); dan gangguan atau penyakit pada organ penting seperti penyakit hati dan ginjal. Penyakit yang berpotensi membahayakan seperti penyakit kardiovaskular (penyakit jantung dan pembuluh darah); dan penyakit kanker tertentu pun perlu dideteksi melalui medical check up, meskipun mungkin tidak dapat dideteksi secara terakhir. Dalam hal terakhir itu, medical check up menjadi langkah awal menuju ke arah diagnosis pasti dari penyakit yang diduga.

Menyadari dan berperan aktif dalam tindakan pencegahan sedari awal adalah cara bijak untuk menjaga kesehatan dan menurunkan risiko terjadinya penyakit risiko pada masa datang.

Memperingati HUT Laboratorium Klinik Prodia ke-41, manfaatkan keringanan biaya pemeriksaan 20%* selama 6-8 Mei 2014.

*Berlaku tunggal untuk semua jenis pemeriksaan yang dilakukan sendiri oleh Laboratorium Klinik Prodia, kecuali pemeriksaan Biomolekular, Mikronutrisi! dan Logam Berat, baik pemeriksaan tunggal maupun panel, dan Urea Breath Test.

Kunjungi Laboratorium Klinik Prodia cabang terdekat atau www.prodia.co.id untuk informasi lebih lanjut.

(adv/adv)

Ingin Mendapatkan Rp 500,000 dari detikHealth ? Ceritakan Pengalaman Dietmu di Sini

Source : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/3a1f29cc/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A140C0A50C0A60C0A312140C25740A660C7560Cmedical0Echeck0Eup0Esebelum0Esakit/story01.htm