Jumat, 02 Agustus 2013

Beranda » » Stres dan Capek, Pria yang Baru Punya Anak Jadi Malas Bercinta

Stres dan Capek, Pria yang Baru Punya Anak Jadi Malas Bercinta

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta, Ibu yang baru saja melahirkan tentu ingin kembali bercinta dengan suaminya beberapa saat setelah punya anak. Tapi mungkin Anda harus tahu jika pria takkan merasakan hal yang sama. Hal ini dikemukakan sebuah studi baru yang dipublikasikan dalam Journal of Sexual Medicine.

Kesimpulan ini diperoleh tim peneliti dari University of Michigan setelah mengukur perilaku seksual 114 ayah baru yang berusia antara 19-54 tahun dengan menggunakan sejumlah kuesioner dan skala penilaian tertentu.

Ternyata 82 persen (satu dari lima) partisipan mengaku baru bisa berhubungan seksual lagi dengan istrinya tiga bulan pasca persalinan. Tapi dari wawancara yang dilakukan dua tahun setelah tes pertama diketahui kehidupan seks seluruh partisipan telah kembali normal.

Sedangkan hanya satu dari tiga ayah baru yang dilaporkan bercinta dengan istrinya di enam minggu pertama setelah si anak dengan proporsi bercinta yang sama yaitu antara tujuh hingga 12 minggu.

Alasan yang dikemukakan partisipan beragam, tapi yang paling menonjol adalah tak punya waktu untuk bercinta yang dianggap sebagai faktor utama di balik penurunan libido pria yang baru memiliki anak. Disusul dengan kebiasaan tidur bayi, ketidaknyamanan terhadap penampilan fisik pasangan dan tingkat kelelahan yang dirasakan partisipan.

"Sangat sedikit riset yang dilakukan pada para ayah baru terkait hal ini. Sebagian besar perhatian hanya terfokuskan pada sang ibu, aktivitas menyusui maupun kesehatan si bayi," tandas peneliti Zita West, bidan dan pakar kesuburan terkemuka di Inggris seperti dilansir Daily Mail, Kamis (1/8/2013).

"Setelah sempat merasakan kebahagiaan luar biasa di hari-hari pertama kelahiran anaknya, banyak pria yang pulang kerja dalam kondisi kelelahan serta merasa terkucilkan melihat ikatan antara ibu dan si bayi, terutama ketika tengah menyusui," tambahnya.

Tapi berbeda dengan studi sebelumnya, temuan ini mengungkapkan bahwa aktivitas menyusui yang dilakukan oleh ibu tidaklah mengurangi gairah sang ayah. Begitu juga dengan efek samping persalinan normal seperti bekas jahitan atau ekstraksi, terlepas seberapa lama waktu yang dibutuhkan sang ibu untuk memulihkannya.

"Pada dasarnya sejumlah pria juga merasa kelelahan, terutama ketika mereka kembali ke rutinitas pekerjaan, kerap kelelahan karena sering ikut bangun di malam hari dan tak memperoleh istirahat yang cukup ketika sampai di rumah karena mereka ingin menghabiskan waktu dengan keluarganya," timpal penulis buku The Zita West Pregnancy Companion tersebut.

Lagipula meski menurut West para wanita cenderung terfokus pada kondisi postnatal-nya, terutama di enam minggu pertama pasca persalinan agar bisa kembali bercinta, tapi ia juga memperingatkan agar kedua pasangan selalu siap jika mungkin si istri butuh waktu lebih lama dari itu.

"Untuk itu kesabaran adalah kuncinya, disamping menikmati keintiman seperti berciuman dan berpelukan, karena baik salah satu maupun kedua pasangan bisa saja merasa gugup dan tegang jika harus berhubungan seksual lagi. Keduanya juga harus memahami adanya stres dan tekanan yang dirasakan pasangannya, serta memberi ruang dan waktu bagi satu sama lain," tutupnya.


(vit/vit)

Source : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/2f6ea6da/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A80C0A10C20A0A0A230C23219420C1390A0Cstres0Edan0Ecapek0Epria0Eyang0Ebaru0Epunya0Eanak0Ejadi0Emalas0Ebercinta/story01.htm