Kamis, 01 Agustus 2013

Beranda » » Migrain Jadi Makin Sering Kambuh Kalau Kualitas Tidurnya Kacau

Migrain Jadi Makin Sering Kambuh Kalau Kualitas Tidurnya Kacau

Berbagi informasi terkini dari detikcom bersama teman-teman Anda Connect with Facebook

Jakarta, Sudah lama diketahui jika kurang tidur atau pola tidur yang berantakan dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap kesehatan seseorang. Apalagi untuk pasien migrain yang butuh tidur berkualitas agar kondisinya tak kerap kambuh.

Tim peneliti dari University of Mississippi menemukan adanya keterkaitan antara kualitas tidur yang buruk dengan frekuensi migrain, berikut peningkatan disabilitas (kelumpuhan) akibat sakit kepala sebelah pada penderita migrain.

Peneliti melibatkan 292 anak kuliahan dengan 69,9 persen diantaranya adalah wanita dan usia rata-rata 19 tahun. Kesemuanya menjalani screening untuk mengetahui apakah mereka mengidap migrain atau tidak.

Partisipan juga diminta melaporkan apakah mereka mengalami gejala kantuk di siang hari, apa saja yang mereka lakukan agar bisa tidur nyenyak (biasa disebut dengan 'sleep hygiene') serta kualitas tidur mereka.

Setiap partisipan studi yang dipublikasikan dalam jurnal Headache ini pun menjalani tes yang dapat menentukan apakah mereka mengidap depresi dan kecemasan atau tidak.

Kemudian peneliti membandingkan kebiasaan tidur partisipan yang mengidap migrain dengan partisipan yang tidak memiliki sakit kepala sebelah. Dan diantara mereka yang mengidap migrain, peneliti mencatat frekuensi berikut tingkat keparahan sakit kepalanya, begitu pula dengan tingkat disabilitas mereka ketika migrainnya kambuh.

Ternyata hanya 26,7 persen partisipan yang diketahui mengidap migrain episodik. Namun penderita migrain terbukti memiliki kualitas tidur yang lebih buruk daripada yang tidak mengidap migrain (85,9 persen versus 62 persen).

Belum lagi peneliti menemukan keterkaitan antara kualitas tidur yang buruk dengan frekuensi dan kelumpuhan akibat kambuhnya migrain pada partisipan penderita migrain.

Sebelumnya dari studi lain juga dilaporkan bahwa kualitas tidur yang baik dapat membantu mengurangi jumlah dan intensitas sakit kepala diantara para penderita migrain.

(up/up)

Source : http://detik.feedsportal.com/c/33613/f/656114/s/2f62481d/l/0Lhealth0Bdetik0N0Cread0C20A130C0A70C310C1930A550C2320A60A20C7630Cmigrain0Ejadi0Emakin0Esering0Ekambuh0Ekalau0Ekualitas0Etidurnya0Ekacau/story01.htm