Rabu, 24 Juli 2013

Beranda » » Psoriasis, Kulit Kering, Gatal, dan Berkerak

Psoriasis, Kulit Kering, Gatal, dan Berkerak

Penyakit

Oleh Bella Setyowati

Posted: 23/07/2013 21:00

Psoriasis, Kulit Kering, Gatal, dan Berkerak

bodyxbeauty.com

Deskripsi

artikel terkait

Pikiran Kerap Lebih Mudah Datangkan Penyakit

Pikiran Kerap Lebih Mudah Datangkan Penyakit

Kehamilan Ganda, Lebih Berisiko Ketimbang yang Biasa

Kehamilan Ganda, Lebih Berisiko Ketimbang yang Biasa

Seperti dikutip MayoClinic, Senin (22/7/2013), psoriasis merupakan jenis penyakit kulit yang mempengaruhi siklus hidup sel-sel kulit di mana sel kulit terbangun dengan cepat, membentuk sisik yang tebal, kering, dan gatal, dan menimbulkan luka merah yang menyakitkan. Banyak orang yang meremehkan hal ini karena mereka anggap kulit kering bersisik adalah hal yang biasa. Namun, bagi beberapa orang penyakit ini dapat melumpuhkan, terutama ketika penyakit ini berhubungan dengan arthritis. Psoriasis dibagi menjadi beberapa jenis, antara lain:

Ini merupakan jenis yang paling umum fari psoriasis. Kulit Anda akan ditutupi oleh sisik yang berwarna keperakan, terasa kering, dan menimbulkan plak atau luka merah pada kulit yang menimbulkan rasa gatal dan menyakitkan. Apabila plak sudah parah, kulit Anda mungkin mengalami retak dan berdarah. Semua bagian tubuh Anda dapat mengalami jenis penyakit ini, termasuk alat kelamin Anda.
Penyakit ini memepengaruhi bagian kuku dan menyebabkan pertumbuhan kuku menjadi abnormal dan kuku mengalami perubahan warna. Dalam beberapa kasus, psoriasis kuku menyebabkan kuku menjadi longgar dan bisa saja terlepas dari kulit (onycholysis). Bila penyakit jenis ini sudah parah, kuku bisa runtuh.
Bila kulit kepala Anda mengalami penyakit ini, kulit kepala akan menjadi merah, gatal, dan memunculkan sisik putih keperakan pada kulit kepala. Bila Anda menggaruknya, serpihan kulit mati akan terlihat di rambut atau bahu Anda.
Jenis penyakit ini dipicu oleh adanya infeksi bakteri, seperti radang tenggorokan dan biasanya mempengaruhi orang yang berusia di bawah 30 tahun. Tanda yang dimunculkan dari jenis penyakit ini adalah adanya luka kecil yang berbentuk seperti tetesan air pada lengan, kaki, dan kulit kepala. Luka tersebut ditutupi oleh sisik halus yang tidak setebal plak.
Jenis penyakit ini menyerang kulit di ketiak, selangkangan, bawah payudara, dan di sekitar alat kelamin. Bila kulit Anda mengalami hal ini, bercak merah akan timbul dan kulit mengalami peradangan. Penyakit ini umumnya dialami oleh orang yang kelebihan berat badan dan akan diperparah oleh gesekan dan keringat.
Ini merupakan jenis psoriasis yang jarang terjadi. Bila Anda mengalami hal ini, kulit Anda akan mengalami luka berukuran kecil bahkan luas pada daerah tangan, kaki, dan ujung jari. Hal ini akan berkembang dengan cepat dan mengakibatkan kulit melepuh dan diisi oleh cairan nanah. Lepuh akan kering sekitar dua hari setelahnya, namun dapat muncul kembali setiap beberapa hari atau minggu. Jika Anda mengalami jenis penyakit ini, Anda mungkin mengalami demam, menggigil, kelelahan, dan gatal parah pada kulit.
Sengatan matahari, kortikosteroid, dan obat lain dapat memicu munculnya jenis penyakit ini. Kulit di seluruh tubuh Anda akan menjadi merah, terkelupas, gatal, dan terasa terbakar.
Jenis penyakit ini akan mempengaruhi setiap sendi di tubuh Anda. Biasanya, penyakit ini tidak akan menimbulkan kelumpuhan, namun hal ini dapat menyebabkan kekakuan dan kerusakan sendiri progresif dan dapat menyebabkan deformitas permanen. Tanda-tanda yang dimunculkan dari penyakit ini adalah kulit bersisik, meradang, kuku membengkak dan berubah warna, dan nyeri sendi.

Untuk itu, lebih baik Anda melakukan pemeriksaan dini untuk mendiagnosis psoriasis. Anda dapat melakukan pemeriksaan fisik dan riwayat medis. Selain itu, Anda dapat melakukan biopsi kulit, yaitu dengan mengambil sampel kecil dari kulit Anda untuk diperiksa di bawah mikroskop. Apabila sudah terdeteksi bahwa Anda mengalami psoriasis, Anda dapat lebih cepat melakukan pengobatan dan dapat meminimalisir risiko dari penyakit ini. Namun, apabila Anda tidak langsung menanganinya dengan serius, risiko komplikasi dapat meningkat. Infeksi kulit, penebalan kulit, ketidakseimbangan cairan dan elektrolit merupakan contoh dari komplikasi psoriasis. Selain itu, penyakit ini juga dapat membuat Anda depresi, stres, gelisah, dan mengalami isolasi sosial. Tak hanya itu saja, bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat, psoriasis dapat mempermudah Anda mengalami penyakit lain, seperti sindrom metabolik, sekelompok kondisi yang mencakup tekanan darah tinggi dan kadar insulin tinggi, penyakit inflamasi usus, penyakit jantung, dan kemungkinan kanker.

Gejala

Tanda dan gejala yang dialami oleh satu orang dan yang lain pasti berbeda. Namun, umumnya, gejala yang ditimbulkan oleh psoriasis adalah sebagai berikut:

  • Kulit bercak-bercak dan ditutupi oleh sisik yang berwarna putih keperakan
  • Terdapat bintik-bintik kecil di kulit. Hal ini sering terlihat pada anak-anak
  • Kulit terasa kering dan dapat retak kemudian berdarah
  • Kulit terasa gatal, terbakar, dan nyeri
  • Kaku sendi
Penyebab

Penyebab psoriasis belum sepenuhnya diketahui. Namun, hal ini diduga berhubungan dengan sistem kekebalan tubuh dan interaksi dengan orang yang memiliki kerentanan genetik, khususnya pada sel darah putih. Normalnya, sel darah putih akan mengalir ke seluruh tubuh guna mendeteksi dan melawan zat asing, seperti virus atau bakteri. Namun, ketika Anda mengalami psoriasis, sel darah putih akan menyerang sel-sel kulit yang sehat. Selain itu, sel darah putih juga terlalu aktif memicu respon imun lainnya. Hal ini akan menyebabkan peningkatan produksi sel kulit dan sel darah putih. Sel-sel kulit tumbuh lebih cepat, namun tidak dapat mengelupas lebih cepat. Hal ini yang menyebabkan kulit makin menebal dan menimbulkan bercak bersisik pada permukaan kulit. Namun, ada beberapa faktor yang mampu memicu psoriasis dan membuatnya menjadi lebih buruk, seperti:

Mungkin faktor risiko yang paling signifikan untuk psoriasis adalah memiliki riwayat keluarga dengan penyakit psoriasis. Sekitar 40 persen orang dengan psoriasis pasti memiliki anggota keluarga dengan penyakit ini.

Adanya cedera pada kulit, seperti akibat gigitan serangga dan sengatan matahari

Orang yang memiliki sistem kekebalan tubuh lemah lebih mudah terinfeksi virus, termasuk psoriasis.
Tanpa disadari, sistem kekebalan tubuh dapat terpengaruh ketika Anda stres. Tingkat stres yang tinggi dapat meningkatkan risiko psoriasis.
Kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko psoriasis inverse.
  • Cuaca dingin
  • Kebiasaan merokok

Merokok tidak hanya meningkatkan risiko psoriasis, tetapi juga dapat meningkatkan keparahan penyakit. Merokok mungkin memainkan peran dalam perkembangan awal penyakit.
  • Mengkonsumsi alkohol dalam jumlah lebih dari normal
  • Mengkonsumsi obat-obat tertentu, seperti lithium yang diresepkan untuk gangguan bipolar, obat tekanan darah tinggi seperti beta blockers, obat antimalaria, dan iodida
Pengobatan

Perawatan psoriasis dilakukan dengan tujuan:

  • Mengganggu siklus yang menyebabkan peningkatan produksi sel-sel kulit. Dengan begitu peradangan kulit dan pembentukan plak dapat diatasi.
  • Menghilangkan sisik dan menghaluskan kulit.

Berikut 3 jenis perawatan psoriasis:

1. Pengobatan topikal

Jenis pengobatan ini menggunakan krim atau salep yang dapat diterapkan secara langsung pada kulit yang bermasalah. Perawatan psoriasis topikal meliputi:

Ini merupakan jenis obat yang paling sering digunakan untuk mengobati psoriasis tahap ringan sampai sedang. Obat ini dapat memperlambat pergantian sel yaitu dengan menekan sistem kekebalan tubuh. Selain itu, peradangan dan rasa gatal dapat ikut berkurang. Namun, apabila obat ini digunakan dalam jangka panjang, kulit Anda dapat menipi. Untuk itu, kortikosteroid topikal dapat dihentikan ketika kondisi Anda sudah membaik.
Biasanya, obat ini digunakan untuk mengobati jerawat dan kulit rusak akibat paparan sinar matahari. Namun, tazarotene (Tazorac, Avage) dikembangkan khusus untuk mengobati psoriasis. Jenis obat ini dapat menormalkan aktivitas DNA dalam sel-sel kulit dan dapat menurunkan peradangan. Efek samping dari penggunakan jenis obat ini adalah iritasi kulit dan meningkatnya sensitivitas terhadap sinar matahari, sehingga tabir surya harus tetap diterapkan saat Anda mengkonsumsi obat ini.
Krim pelembab tidak akan menyembuhkan psoriasis, melainkan hanya mengurangi rasa gatal dan melembabkan kulit yang kering.

2. Terapi cahaya (fototerapi)

Jenis pengobatan ini menggunakan sinar ultraviolet alami dan buatan.

Ketika kulit Anda terkan paparan sinar matahari yang mengandung UV, sel darah putih yang aktif dalam kulit akan mati. Hal ini dapat memperlambat pergantian sel kulit dan mengurangi pengelupasan dan peradangan kulit.
Fototerapi UVB disebut juga dengan istilah UVB broadband. Jenis pengobatan ini digunakan untuk mengobati psoriasis luas dan psoriasis yang tahan dengan pengobatan topikal. Efek samping yang ditimbulkan dari jenis pengobatan ini adalah kulit merah, gatal, dan terasa kering. Menggunakan pelembab dapat membantu mengurangi efek samping.
Bila dibandingkan dengan terapi UVB broadband, jenis terapi ini lebih efektif. Jenis perawatan ini diberikan dua atau tiga kali seminggu sampai kulit membaik. Namun, bila Anda melakukan jenis perawatan ini, kulit Anda akan mengalami luka bakar.
Ini merupakan gabungan antara pengobatan UVB dengan pengobatan tar batu bara. Kedua jenis pengobatan ini bila digabungkan dapat memberikan hasil yang lebih efektif. Sebab, tar batubara sendiri membuat kulit lebih mudah menerima paparan sinar UVB.
  • Photochemotherapy atau psoralen ditambah ultraviolet A (PUVA)
Sebelum diberikan paparan sinar UVA, Anda dianjurkan untuk mengkonsumsi obat kepekaan cahaya (psoralen). Obat ini membuat kulit lebih responsif terhadap paparan UVA. Perawatan ini dilakukan untuk memperbaiki kulit dan sering digunakan untuk kasus parah dari psoriasis. Jika Anda melakukan jenis perawatan ini dalam jangka waktu yang panjang, Anda mungkin mengalami mual, sakit kepala, kulit terasa terbakar, gatal-gatal, kulit kering dan keriput, muncul bintik-bintik pada kulit, dan meningkatkan risiko kanker kulit, termasuk melanoma.
Menggabungkan sinar UV dengan jenis perawatan lain, seperti retinoid. Penggabungan beberapa jenis perawatan sering meningkatkan efektivitas fototerapi dan digunakan apabila jenis perawatan lain tidak bekerja dengan efektif.

3. Obat-obatan oral atau suntik$kan

Jika Anda mengidap psoriasis dalam tahap berat dan tidak dapat disembuhkan dengan berbagai jenis perawatan, dokter mungkin akan meresepkan obat oral atau suntikkan. Beberapa jenis obat memberikan efek samping yang cukup parah sehingga Anda dianjurkan untuk mengkonsumsinya dalam jangka waktu pendek. Jenis obat yang dapat menangani psoriasis, antara lain:

Obat ini terkait dengan vitamin A yang dapat mengurangi produksi sel-sel kulit. Efek samping yang mungkin Anda alami adalah kulit dan selaput lendir terasa kering, gatal, dan mengalami kerontokan rambut. Namun, wanita hamil tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi jenis obat ini karena dapat menyebabkan bayi lahir cacat.
Jenis obat ini dapat mengurangi produksi sel-sel kulit dan menekan peradangan kulit. Selain itu, jenis obat ini dapat memperlambat perkembangan psoriatic arthritis pada beberapa orang. Namun, ketika Anda menggunakan jenis obat ini dalam jangka waktu yang lama, Anda mungkin akan mengalami kerusakan organ hati dan mengalami penurunan produksi sel darah merah, sel darah putih, dan juga trombosit.
Jenis obat ini dapat menekan sistem kekebalan tubuh dan efektivitasnya mirip dengan methotrexate. Seperti obat penekan sistem kekebalan lainnya, siklosporin meningkatkan risiko infeksi dan masalah kesehatan lainnya, termasuk kanker. Siklosporin juga membuat Anda lebih rentan terhadap gangguan ginjal dan tekanan darah tinggi.
Obat ini tidak seefektif siklosporin atau metotreksat dan memiliki efek samping, seperti penurunan sel darah merah (anemia) dan penuruanan sel darah putih dan juga trombosit. Jenis obat ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi bagi wanita yang sedang hamil.
  • Obat imunomodulator (biologis)
Jenis obat ini diberikan melalui intravena infus, injeksi intramuskular, atau injeksi subkutan dan biasanya digunakan untuk orang-orang yang telah gagal merespon terapi tradisional atau yang terkait psoriatic arthritis. Obat ini dapat menghalangi interaksi antara sel-sel kekebalan tertentu dan jalur inflamasi tertentu. Meskipun mereka berasal dari sumber alami yang lebih aman daripada bahan kimia, obat ini harus digunakan dengan hati-hati karena mereka memiliki efek yang kuat pada sistem kekebalan tubuh dan dapat menyebabkan infeksi yang mengancam jiwa.
Jenis obat ini hampir seefektif metotreksat dan siklosporin dan memiliki efek samping yang lebih sedikit. Namun, obat ini memberikan efek samping yang menyebabkan anemia. Wanita yang sedang mengandung atau memiliki rencana untuk mengandung tidak boleh mengkonsumsi obat ini karena dapat menyebabkan bayi lahir cacat.

Selain itu, ada beberapa jenis bahan herbal yang tersedia untuk mengurangi gejala-gejala psoriasis dan dianggap lebih aman, misalnya:

Ekstrak lidah buaya dapat mengurangi kemerahan pada kulit, gatal-gatal, dan peradangan. Anda mungkin harus menggunakannya beberapa kali sehari selama satu bulan untuk melihat perbaikan pada kulit Anda.
Omega-3 asam lemak yang ditemukan dalam suplemen minyak ikan dapat mengurangi peradangan yang terkait dengan psoriasis. Anda dianjurkan untuk mengambil minyak ikan sebanyak 3 gram atau kurang setiap harinya untuk dapat merasakan manfaatnya.

BERITA rekomendasi

  • 10 Kebodohan Duo Bomber Boston Sehingga Mudah Dilacak
  • Jokowi Putuskan Pemenang Tender Proyek MRT Siang Ini
  • Rafael Benitez Tuntut Skuatnya Main Bagus
  • Google Peringati Kelahiran Ratu Jazz Legendaris Ella Fitzgerald
  • Kostum yang Pas Buat Hiking Kala Cuaca Panas

artikel populer

  • Bocah 10 Tahun Tangkap Basah Ayah Sendiri Tengah ML dengan Ayam
  • Panggilan Tak Sengaja Bongkar Perselingkuhan
  • Bayi Lelaki , Anak Pertama dari Pangeran Wiliam-Kate Middleton
  • Orangtua Potong Kelamin Pria Agar Putrinya Tak Jadi Nikah
  • Hore, Pangeran William-Kate Middleton Punya Bayi Lelaki

Source : http://health.liputan6.com/read/646592/psoriasis-kulit-kering-gatal-dan-berkerak