Rabu, 24 Juli 2013

Beranda » » Mengapa Bobot Bayi Saat Lahir Terlalu Besar?

Mengapa Bobot Bayi Saat Lahir Terlalu Besar?


KOMPAS.com — Kecukupan gizi dan juga kondisi kesehatan ibu hamil sangat berpengaruh pada kesehatan bayi, termasuk berat badannya. Ibu yang kegemukan dan juga menderita diabetes pada umumnya akan melahirkan bayi dengan berat badan besar.

Bayi yang lahir dengan bobot lebih dari 4 kg berisiko besar dilahirkan dengan operasi caesar. Selain itu, mereka juga berisiko hipoglikemi atau penurunan gula darah pada bayi. Ukuran bayi yang terlalu besar juga akan meningkatkan risiko disproporsi kepala panggul karena ukuran kepala bayi yang telalu besar sehingga tidak dapat keluar dari panggul ibunya saat persalinan.

Dokter spesialis kebidanan dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Budhi Jaya Sita Ayu Arumi mengatakan, faktor yang memengaruhi berat lahir besar cukup banyak. Dan sebagian besar faktornya dapat dikontrol oleh gaya hidup ibu menjelang dan selama kehamilan.

Pertama, kadar gula darah ibu selama hamil yang tinggi dapat menyebabkan diabetes gestasional. Penyakit khas pada kehamilan tersebut dapat meningkatkan risiko bayi lahir besar.

"Gula darah ibu yang berlebih selama kehamilan menyebabkan gula darah janin juga tinggi. Gula darah yang tinggi pada janin akan disimpan dalam sel sehingga ukuran sel menjadi besar. Inilah yang menyebabkan berat lahir besar," tuturnya saat dihubungi Kompas.com, Selasa (23/7/2013).

Itu sebabnya pemeriksaan gula darah menjelang dan selama kehamilan penting dilakukan untuk mengontrol gula darah ibu. Bahkan, menurut Sita, gula darah pada bayi besar juga perlu diperiksa untuk menghindari risiko hipoglikemi lantaran jumlah insulin yang masih tinggi setelah bayi dilahirkan.

Kedua, penambahan berat badan ibu saat hamil yang berlebihan. Berat badan ibu hamil memang harus naik, tetapi bukan disebabkan karena pola makan dengan asupan kalori tak terkontrol.

Penambahan berat ibu saat hamil seharusnya ditentukan juga oleh berat badan ibu sebelum hamil. Pada ibu yang kurus, penambahan berat badan bisa banyak sekitar 12,5 hingga 18 kg. Namun jika ibu gemuk penambahan hanya berkisar 6 hingga 11 kg saja.

"Penambahan berat badan yang berlebihan berpotensi melahirkan bayi yang besar," ujar Sita.

Ketiga, usia kehamilan yang terlalu lama, lebih dari 40 minggu, juga meningkatkan risiko berat lahir besar.

Source : http://health.kompas.com/read/xml/2013/07/23/1355555/Mengapa.Bobot.Bayi.Saat.Lahir.Terlalu.Besar.